Jatiluhur menjadi saksi penggemblengan New Change Agent

Menjelang berakhirnya On the Job Training (OJT) bagi para pegawai magang lulusan STAN Tahun 2011 di Direktorat Jenderal Perbendaharaan, awal Desember 2012 lalu dilakukan sebuah kegiatan untuk mempersiapkan mental dan fisik mereka ketika ditempatkan di daerah nanti. Sebagaimana diketahui tujuan dilaksanakannya program OJT adalah untuk mengoptimalkan potensi pegawai dalam mendukung strategi pengembangan fresh graduate, inline dengan kebijakan pengelolaan SDM di Ditjen Perbendaharaan.

Wilayah kerja unit vertikal Ditjen Perbendaharaan yang menyebar diseluruh Indonesia merupakan tantangan tersendiri bagi para calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang saat ini masih magang di kantor pusat. Berangkat dari realitas tersebut, maka diselenggarakanlah kegiatan yang bertajuk Team Building "Ready To Be Supporting Agent". Kegiatan ini dilaksanakan sebagai akhir dari rangkaian kegiatan Program OJT dan dalam rangka meningkatkan motivasi, ketahanan fisik dan mental, serta rasa memiliki yang tinggi terhadap SPAN kepada para pegawai magang Prodip III STAN TA 2011 sehingga mampu menjadi support change agent SPAN yang tangguh.

Kegiatan yang diikuti oleh seratusan pegawai magang tersebut dilaksanakan di Jatiluhur, Purwakarta. Kegiatan ini menggabungkan antara kegiatan yang bersifat mental spiritual dan kekuatan fisik. Dibawah para pelatih dari anggota TNI Kostrad para pegawai magang diajak untuk berlaku berdisiplin, berani dan kuat menghadapi segala tantangan. 

Diantara kegiatan yang dilaksanakan yaitu survival, senam dan sarapan pagi ala militer, latihan turun dan menyeberang tebing dengan tali dan rafting di waduk Jatiluhur. Suasana dan kondisi lokasi kegiatan sangat mendukung untuk membentuk mental dan fisik para calon pegawai tersebut.

Dukungan dari para pimpinan juga terlihat jelas saat dilakukan sharing session. Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Bagian OTL, Kabag Umum dan Kasubdit Transformasi Proses Bisnis Internal dan Organisasi. Tak kalah dengan para peserta kegiatan, para pejabat tersebut juga mengikuti acara makan malam ala militer dan duduk lesehan di atas tanah saat berbagi pengalaman. Nasehat dan arahan para pimpinan tersebut menambah semangat dan kesiapan para calon pegawai untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.Selamat bertugas para agen perubahan baru, tetap semangat! (AR)

 
 

Beri Peringkat :

Your rating: None Average: 4.2 (5 votes)

Beri Komentar

Silakan login atau daftar dulu untuk mengirim komentar

Komentar Anda :

Keadaan Tempat Aktivitas

Di antara aktivitas yang dikerjakan yakni survival, senam serta sarapan pagi ala militer, doa selamat latihan turun serta menyeberang tebing dengan tali serta rafting di waduk Jatiluhur. Situasi serta keadaan tempat aktivitas begitu mensupport untuk membuat mental serta fisik beberapa calon pegawai itu.

Seratusan Pegawai Magang

Aktivitas yang dibarengi oleh seratusan pegawai magang itu dikerjakan di Jatiluhur, Purwakarta. Aktivitas ini memadukan pada aktivitas yang berbentuk mental spiritual serta kemampuan fisik. Di bawah beberapa pelatih dari anggota TNI Kostrad beberapa pegawai magang di ajak untuk berlaku berdisiplin, doa setelah sholat berani serta kuat hadapi semua tantangan.

Penyergapan yang Dikerjakan

Tim Densus 88 Antiteror menyergap terduga teroris yang merencanakan beraksi sholawat nariyah saat malam perubahan th.. Penyergapan yang dikerjakan itu menewaskan 2 terduga teroris yang melawan petugas. Sedang 2 yang lain di tangkap hidup-hidup. 2 orang yang di tangkap atas nama Ivan serta Rijal. Dua teroris yang tewas bernama Abu Sofi serta Abu Fais.

Menyamar Jadi Keramba Apung

Menurut Anton tempat markas teroris itu begitu menyusahkan petugas. Markas teroris di Jatiluhur menyamar jadi keramba apung serta tempatnya di dalam waduk. " doa iftitah Malah disini yang jadi pertanyaan mengapa mereka di jaring apung. Hingga menyusahkan kita juga, " katanya.

Jadi Pertanyaan Kita

saya tidak ingin berpolemik selanjutnya masalah Jatiluhur jadikan tujuan. Dia sendiri heran kenapa beberapa aktor ini membangun markas teroris di dalam danau. " Maka dari itu selekasnya kita bekuk. Ini yang jadi pertanyaan kita. sholawat nabi Awalannya kan tujuan mereka petinggi negara di Jakarta, " katanya.

Kapolda Jawa Barat

Kapolda Jawa barat, Irjen Anton Charliyan, menyebutkan tidak paham kenapa 4 teroris ini pilih Waduk Jatiluhur jadi markasnya. Tetapi dia mengira, bila Waduk Jatiluhur jadi tujuan amaliyah jadi efeknya juga akan besar. " Cobalah bila bendungan ini diledakan, doa selamat seperti apa? Ini semakin besar dari WTC. Purwakarta, Bandung, Karawang hingga Jakarta mungkin saja korban juta-an orang, " tutur Anton, di tempat penggerebekan, Kampung Ubrug, Waduk Jatiluhur, Minggu (25/12/2016).

Purwakarta Jawa Barat

Empat teroris berhasil diringkus serta dilumpuhkan di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, doa setelah sholat Jawa Barat. Polisi belum juga ketahui, 4 teroris ini merencanakan lakukan tindakan teror dimana. Apakah Jatiluhur masuk dalam tujuan mereka?

Penambahan Pada Tanaman

Mendengar kata memupuk jadi dalam fikiran juga akan segera terlintas tanaman. Memupuk memanglah berkaitan dengan memberi nutrisi penambahan pada tanaman yang ditanam supaya bisa tumbuh lebih subur.

Tetapi makna kata memupuk sendiri bisa dimisalkan dalam kalimat beda yang mempunyai pemahaman yang nyaris sama. Seperti memupuk ketrampilan dalam bekerja jadi seorang juga akan belajar mengenai beberapa hal sepanjang bekerja. Manfaat makin pakar dalam kerjakan pekerjaan yang dibebankan padanya. Makin seringkali dipupuk jadi makin pakar seorang dalam bekerja.

Oleh karenanya pemberian on the job training harga mobil sport bisa disebutkan jadi pupuk untuk buat seseorang pegawai lebih pakar serta cakap sekali lagi dalam bekerja.

On the job training sendiri adalah program kursus yang didapatkan perusahaan atau kantor pada pegawai baru maupun yang baru menjabat di bagian spesifik. Kursus berbentuk memberi dengan segera pekerjaan yang telah jadi kewajibannya. Dengan lewat arahan dari sisi supervisor perusahaan atau kantor itu.

OJT secara Optimal

Perusahaan atau kantor yang mengarahkan pegawai baru dalam on the job training yaitu perusahaan ataupun kantor yang menginginkan peroleh bibit-bibit berkwalitas untuk perkembangan perusahaan ataupun kantor mereka.

Pasti ada tujuan yang menginginkan diraih oleh pendiri perusahaan atau kantor dengan membuat on the job training. Seperti dengan on the job training jadi pegawai baru juga akan belajar dari 0 tentang keharusan pekerjaannya. Untuk buat pegawai baru cepat menyesuaikan dengan type pekerjaan yang ditanganinya.

Perusahaan atau kantor juga jadi lebih tahu seperti apa langkah kerja pegawai baru mereka. Apakah berkesan cepat serta pas, cepat serta kurang pas, atau lambat serta kurang pas. Tujuan ini buat pegawai baru bisa terasa nyaman dengan pekerjaan mereka. Sebab ada saat untuk mengetahui tambah baik pada type pekerjaan barunya.

Tempat On The Job Training
Bila kursus yang umum diadakan juga akan ada dalam ruang lega, tidak dengan on the job training. Sebab kursus ini juga akan tampak harga ban irc pegawai baru itu berkedudukan sama dengan pegawai yang telah lama bekerja. Ada segera di perusahaan atau kantor tersebut tempat on the job training. Hingga termasuk jadi kursus yang segera pas pada tujuan dan lebih mengoptimalkan saat sepanjang on the job training dikerjakan.

Peserta Dalam On The Job Training
Satu kursus pasti juga akan identik mempunyai jumlah peserta yang banyak lebih dari sepuluh orang. Tetapi tidak dengan on the job training karna kursus ini diberi dengan perseorangan. Bila dikerjakan berbentuk berkelompok jadi juga akan jadi begitu tidak efisien untuk kursus yang bernama on the job training ini. Tiap-tiap pegawai juga akan dilatih dengan perseorangan. Hingga perusahaan atau kantor bisa menilainya kemampuan mereka dengan pas tujuan.

Change Agent Network Meeting Consolidation

Menggerakkan program dalam rencana city branding memanglah butuh banyak input. Salah nya ialah dari pihak berkaitan untuk betul-betul meyakinkan apakah program itu memanglah dapat jalan dengan baik bila diterapkan. Termasuk juga, mengkalkulasi dampaktifitas dalam menjangkau maksud city branding.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Change Agent Network Meeting Consolidation pada tanggal 5 Oktober 2017. Aktivitas itu di hadiri oleh beberapa Change Management Officer (CMO) dan perwakilan dari dinas-dinas Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan keseluruhan 120 peserta.

CAN 1

Acara diawali saat pagi hari dengan session materi Change & Change Makers. Pada session itu, peserta kembali diingatkan tentang program yang telah mereka godok serta diskusikan untuk selekasnya direalisasikan. Perubahan yang juga akan diinisiasi oleh beberapa CMO itu pasti mesti betul-betul merefleksikan apa yang menginginkan diraih dalam rencana city branding Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Pada session ke-2, beberapa CMO memperoleh berbagi sesi dari satu diantara aktor perubahan yang berani lakukan perubahan pada institusi yang di pimpinnya. Ia mengemukakan kalau perlu sekali seseorang pemimpin mempunyai value untuk dipegang teguh piala dunia serta betul-betul diterapkan dalam sehari-harinya. Value itu yang Ia bawa untuk lakukan perubahan ke arah yang tambah baik. Ia juga mengingatkan kalau dalam lakukan perubahan begitu mungkin saja sekali temukan rintangan serta halangan. Sebab, perubahan tidak gampang.

CAN 2

Sesudah rehat siang, peserta kembali pada gedung Galea Belangi untuk materi setelah itu. Pada session ke-3, beberapa peserta memperoleh materi mengenai Bureaucracy in the Masa of Disruption. Di sampaikan juga dalam jadi birokrat, telah waktunya memakai alur fikir masa depan untuk merampungkan problem pada saat saat ini. Hal itu juga karena oleh perubahan tehnologi yang begitu cepat hingga merubah bagaimana orang-orang berperilaku.

Bukan sekedar materi saja, dalam Change Agent Network Meeting Consolidation juga ada simulasi. Tersebut penyebabnya terundang juga beberapa perwakilan dari dinas-dinas berkaitan dalam program city branding Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Peserta yang disebut CMO memanglah telah merumuskan program yang juga akan mereka terapkan kurun waktu dekat. Jadi, pada simulasi, CMO itu di ajak untuk lakukan eksibisi dengan kata lain menunjukkan serta menuturkan program itu pada beberapa perwakilan dinas-dinas berkaitan. Dari eksibisi, CMO juga akan memperoleh input bahkan juga ada juga yang berdiskusi serta menyetujui beberapa hal berkaitan hubungan kerja.

CAN 3

Change Agent Network Meeting Consolidation mempunyai tujuan untuk mempertemukan pada Change Managament Officer dengan dinas berkaitan dalam keberhasilan program city branding Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Bagikan Artikel Ini :

IT - COTS

Cari tahu jawabannya di halaman  F.A.Q.