SOSIALISASI DAN DEMO IMPLEMENTASI HYPERION PLANNING

 

Masih ada waktu untuk memperbaiki dan menyempurnakan aplikasi agar pada saat ‘go live’ dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan.

www.span.depkeu.go.id - Mungkin pernyataan tersebut sangat ‘pas’ untuk menarik kesimpulan dari Sosialisasi Demo Implementasi Hyperion Planning yang berlangsung di Ruang Rapat ‘Semar’ Gdg.Annex Lantai 5 Ditjen Anggaran, Senin 28 Februari 2012.

Sosialisasi yang dihadiri oleh sekitar 50 (lima puluh) peserta terdiri dari perwakilan direktorat teknis di lingkungan DJA sebagai users hyperion, seluruh Duta SPAN Unit/Koordinator DJA, tim Change Management and Communications (CMC) DJA dan DJPB, tim IT - DJA, tim BPI Ditjen Perbendaharaan (DJPB)  serta pihak konsultan baik PWC maupun Konsultan LG selaku pihak ke-3 yang bertanggungjawab dalam pembuatan aplikasi hyperion.

Maksud dari diadakannya acara sosialisasi ini adalah  untuk menyampaikan update pembangunan hyperion planning sebagai salah satu modul dalam SPAN (Modul Perencanaan Anggaran).  Adapun tujuan sosialisasi disamping untuk mengetahui kesiapan DJA dalam menyambut go live bulan Juni mendatang juga agar para pegawai di derektorat teknis DJA (users) mengetahui perubahan proses bisnis yang akan dilaksanakan.

Secara umum acara sosialisasi yang berjalan kurang lebih selama 2,5 jam berjalan secara lancar. Eko Widyasmoro (mewakili ketua tim CMC DJA) dalam sambutan  pembukaan acara sosialisasi menggarisbawahi bahwa acara sosialisasi implementasi hyperion planning tersebut merupakan langkah awal untuk mengkomunikasikan kepada para pegawai DJA terkait peranan DJA dalam Project SPAN, yaitu dalam hal budget preparation, untuk selanjutnya akan dibuat bentuk komunikasi lainnya agar para pegawai DJA lebih siap menghadapi go live hyperion. Disisi lain, Irwan Suliyantoro sebagai programer senior di DJA sekaligus sebagai leader hyperion planning, menyatakan bahwa hyperion yang disosialisasikan tersebut belum sepenuhnya selesai 100%, masih perlu penyempurnaan dan diupayakan pada bulan Mei 2012 sudah siap untuk dilakukan UAT. Selanjutnya, konsultan LG yang bertanggungjawab atas pembangunan hyperion planning menjelaskan kepada para pegawai tentang mekanisme penggunaan hyperion planning.

Hyperion Planning bagi para pegawai DJA adalah ‘barang’ baru yang suka atau tidak suka harus diterima dan dijalankan. Oleh karenanya, sosialisasi tersebut tidak disia-siakan oleh para pegawai DJA (selaku users) untuk menanyakan berbagai hal terkait hyperion khususnya terkait penelaahan RKAKL  dan  penerbitan SP-RKAKL.  Secara materi soialisasi, hyperion planning yang dibangun oleh konsultan LG masih perlu banyak penyempurnaan dan masih ada cukup waktu untuk menyempurnakannya hingga saat go live hyperion bulan Juni mendatang. ***  (masjon)

 

Beri Peringkat :

Your rating: None Average: 4.2 (5 votes)

Beri Komentar

Silakan login atau daftar dulu untuk mengirim komentar

Komentar Anda :

Saat sebelum mengerjakan On

Saat sebelum mengerjakan On the Job Training, banyak pegawai magang diberi pengetahuan serta pemahaman perihal SPAN oleh banyak narasumber dari Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Budget, serta Pusintek. Sosialisasi yg di gelar mulai 1 Mei selanjutnya, di buka dengan cara resmi oleh Direktur Transformasi Perbendaharaan, Paruli Lubis di Gedung Prijadi Praptosuhardjo II, Jakarta. Dalam nonton tv online sambutannya, Paruli Lubis memberikan bahwa banyak pegawai lulusan Prodip STAN ini kedepannya jadi change agent di semua lokasi Indonesia.

Karena itu lah, lulusan Prodip III STAN ini bakal mulai dilibatkan dengan cara segera dalam pengembangan sistim yg kedepannya dimanfaatkan dalam pengelolaan keuangan negara. Dengan penuh semangat serta keakraban, Paruli Lubis memberikan juga deskripsi umum SPAN, menjadi diantara satu sub program dari Government Financial Management and Revenue Administration Proyek (GFMRAP).

Bagikan Artikel Ini :

Pelaporan

Cari tahu jawabannya di halaman  F.A.Q.